WANITA CANTIK VS WANITA PINTAR

Posted: 21 November 2015 in Health Book, Tips dan Trik

image

Seandainya anda diminta untuk memilih, diantara wanita cantik dan wanita pintar, manakah yang anda pilih? Mungkin di zaman penjajahan dulu wanita pintar dan cantik tidak berarti, namun berkat perjuangan Ibu R.A Kartini dalam mengangkat harkat dan martabat wanita, peranan wanita dalam masyarakat mulai diperhatikan dan lambat laun saat ini tidak lagi mendapatkan diskriminasi dibandingkan dengan kaum pria. Wanita mulai mendapatkan peran dalam kehidupan selain kodratnya sebagai ibu rumah tangga. Nilai-nilai masyarakat dewasa ini pada umumnya juga cenderung menempatkan suami dan istri pada kedudukan dan peranan yang sejajar.

Kita dihadapkan pada suatu fonomena dan pilihan yang sulit dalam memilih antara wanita cantik atau wanita pintar. Dalam dunia kerja kedua hal tersebut seringkali dikaitkan atau berpengaruh pada suatu pekerjaan yang dihasilkannya. Untuk menghasilkan suatu pekerjaan yang baik dibutuhkan kecerdasan dalam menduduki jabatan yang penting, misalnya sebuah kantor membutuhkan tenaga kerja wanita sebagai manajer. Yang mana akan terpilih wanita cantik dengan kemampuan yang pas-pasan atau wanita berparas biasa dengan kemampuan yang sangat baik? Yang sering kita jumpai dalam persyaratan calon tenaga kerja, kualifikasinya yaitu berpendidikan atau mempunyai pengalaman, dan berpenampilan menarik. Kedua hal itu tidak pernah dipisahkan, kedua hal tersebut saling mendukung tapi terkadang penilaian orang yang berbeda.

Inilah yang menjadi fonomena dalam kehidupan kita, tidak jarang orang hanya melihat dari fisik saja. Banyak kita jumpai kenyataan wanita-wanita berparas cantik berduyun-duyun mengikuti berbagai ajang kompetisi atau adu kecantikan. Dengan bayaran yang menggiurkan dan bonus yang berlimpah, paras-paras cantik yang dibanggakan akan selalu dipromosikan agar menambah nilai jual. Di bandingkan dengan orang – orang yang berprestasi seperti atlet catur atau siswa SMA yang membawa Indonesia menempati peringkat lima besar dalam Olimpiade Fisika Internasional di Pohang, Korea Selatan, walaupun telah mengharumkan nama bangsa tapi bayaran yang diperoleh jauh lebih kecil dari para model atau artis-artis yang berparas cantik. Kita tentu perlu mensyukuri lahir dan tumbuhnya sebuah generasi muda yang cantik, gagah, pintar menari dan bernyanyi, atau berakting; namun kita memerlukan lebih banyak lagi orang pintar. Kepintaran rupanya memang tak dianggap punya daya tarik tinggi. Akibatnya, media massa tidak memberi tempat cukup bagi prestasi yang terkait dengan ‘keunggulan otak’.

Wanita cantik vs pintar menjadi pilihan yang sangat relatif, bagaimana seorang laki-laki di hadapkan pada pilihan tersebut? Jika ingin jujur, pada saat berurusan dengan wanita cantik, kita bisa berubah menjadi orang yang paling baik sedunia. Tapi, jika dibandingkan berurusan dengan wanita yang standar wajahnya, apalagi oleh kaum pria malah ditanggapi kurang serius. Sepertinya, lelaki pendiam pun ternyata melihat wanita cantik akan langsung bereaksi. Sering didapati perempuan cantik di dunia ini selalu dapat perhatian khusus dari kalangan lelaki.
Sangat normal naluri seorang laki-laki mendambakan wanita secara fisik sempurna, dengan wajah yang cantik, kulit putih bersih, rambut yang hitam panjang terurai dan bodi tinggi dan langsing bak seorang model. Tapi banyak pria yang tertipu dengan kecantikan semata tapi ternyata perilakunya kurang baik. Terkadang kecantikan hanya suatu bopeng untuk menarik perhatian lelaki.

Tapi ada juga yang postur tubuh dan wajahnya biasa-biasa saja, tetapi ada hal yang membuatnya tetap cantik. Hal yang dapat membuat seseorang menarik yaitu ” pintar “ dengan cara bicara, kelembutan, senyuman, sinar mata, serta sikap dan prilakunya yang sopan akan tetap membuatnya cantik. Jika memang para wanita merasa tidak cantik secara fisik, maka tak ada salahnya mulai saat ini merubah sikap dan prilaku yang buruk, menjadi cantik, agar tak membuat orang memperlakukan anda secara berbeda. Oleh karena itu maka arti kecantikan itu relatif.

Seiring dengan pudarnya kecantikan, gadis buruk rupa dan gadis cantik rata-rata semuanya akan menjadi wanita renta yang penuh keriput di wajah, ketika paras wajah telah mencapai kesetaraan yang absolut di hadapan Sang Pencipta, maka disaat demikian, gadis pintar dan berakhlak akan menjadi sebuah pemandangan terbaik yang melegakan. Sebab gadis berbakat dan berbudi memiliki kumpulan syair yang tersimpan untuknya, alam puitis yang dilukiskan dalam sajak akan menjadi harum semerbak sepanjang masa, dan tidak akan tua selamanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s